ALBANJARI SEMBADA RAMAIKAN PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW

Salah satu perayaan terbesar di Indonesia adalah perayaan ulang tahun Nabi Muhammad SAW. Tanggal Maulid Nabi didasarkan pada kalender hijriyah. Di Indonesia, umat Islam merayakan Maulid Nabi pada hari ke 12 bulan islam Rabiul Awal yang ketiga. Kali ini SMP Negeri 2 Bangil menggelar acara peringatan Maulid Nabi lebih awal (24 Nopember 2017) dari tanggal yang ditetapkan di kalender (1 Desember 2017). Penceramah Ibu Nyai Hj. Nurul Abidah mampu menginspirasi dan menghipnotis warga SMP Negeri 2 Bangil dengan tausiyah tentang sosok Rasulullah SAW meskipun hanya dari hadits-hadits yang sangat menggetarkan hati. Kita semua pasti merindukan sosok baginda Rasul dengan melihat secara langsung.
Bu Nyai Hj. Nurul Abidah menerangkan gambaran fisik Nabi Muhammad melalui hadits-hadits. Hidungnya menyerupai huruf Alif (mancung), mulutnya seperti huruf mim (“mingkem” berbicara seperlunya/yang baik-baik saja). Beliau adalah orang yang paling mulia akhlaknya, tidak pernah berlaku keji, tidak pula mengucap kata-kata kotor, tidak pernah berbuat gaduh, dan tidak pernah membalas dengan kejelekan serupa, akan tetapi beliau pemaaf dan pengampun (HR Ahmad).
“Aku belum pernah menyentuh sutra yang lebih lembut dibandingkan telapak tangan Rasulullah SAW. Dan aku juga belum pernah mencium minyak wangi (misk) atau parfum apapun yang lebih harum dibandingkan aroma Rasulullah SAW” - (HR Bukhari).
Sejak masa muda, Nabi Muhammad telah dikenal dengan kejujuran, amanat, kesabaran, ketegaran dan kedermawanan. Dalam kesabaran dan kerendahan diri beliau tidak memiliki sekutu. Dalam kemanisan etika beliau tak tertandingi. “Sesungguhnya Engkau berada di puncak akhlak yang agung”. Dalam memafkan beliau tak ada taranya.
Keteladanan Nabi Muhammad SAW mengajarkan kita agar menjadi pribadi dan masyarakat yang beradab. Kita sekarang lebih banyak membaca informasi dari media sosial daripada membaca alquran. Bila mengaku mencintai Nabi Muhammad SAW seharusnya memahami dan mengamalkan alquran dalam kehidupan.
Salah satu tauladan yang dapat di contoh juga dari Nabi adalah sikap saling menghormati dan menghargai antar sesama manusia. Intinya!! Kita patut meneladani akhlak yang dicontohkan oleh Rasulullah.
Melalui ceramah Ibu Nyai Hj. Nurul Abidah dengan gayanya yang khas dan yang segar sesekali diiringi Albanjari Sembada saat melantunkan salawat-salawat Nabi membuat suasana semakin meriah dan memukau audiens sehingga tiada bosan mendengarkan ceramahnya. Para guru dan siswa sangat antusias dan bersemangat melanjutkan pancingan kata-kata yang dilontarkan Bu Nyai. 48 menit terasa kurang saat mengakhiri tausiyahnya.
Semoga peringatan Maulid ini bermanfaat bagi kita semua terutama melaksanakan Islam sebagaimana yang dicontohkan oleh junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Catatan!!!
Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam tidak hanya menggapai kesempurnaan rohani tetapi juga ragawi. Beliau adalah orang yang paling indah penampilan fisiknya dan paling sempurna kepribadiannya. Kesempurnaan dan keistimewaan yang tidak dimiliki oleh insan lainnya.
Semoga kita dapat bertemu dan bersama Rasulullah di surga Allah Azza wa Jalla, aamiin.
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- outdoor activity
- Aksi Peduli Korban Bencana Gempa Di Lombok
- Belajar TOGA dan Outbond di Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH)
- LAGA AMAL PALU DAN DONGGALA
- API UNGGUN WARNAI SEMARAK LDKS OSIS SMP NEGERI 2 BANGIL
Kembali ke Atas













